Monday, 5 October 2015
Intermezzo: Recently Played Musics
As usual, Muse is never failed to amuse me. This time, while listening to this song and close my eyes, it's like imagining myself on a Colosseum, but why? I don't really get it but it means good, like a grand song!
2. Hailee Steinfeld - Love Myself
"Gonna love myself, no, I don't need anybody else" This song is like a remedy to me whenever i feel down.
3. Shannon Williams - Why Why
The one thing that I love about this song is because it reminds me of a typical k-pop song! You know a cute, bright, cheerful, bla bla blah. Even though it's not sung by a korean, but she's good, for real. I love everything about this song. When i said everything, it means including the performance, concept, lyric, voice, EVERY ASPECT OF IT! It's quite sad knowing it wasn't too success, but this song always gives me a positive energy.
4. Fly To The Sky - It Happens To Be That Way & If I Had To Have You
Not a catchy name for a song title, right? But recently, I'm addicted to their newest mini-album, like seriously. I listened to them while dozing off at midnight. It's good, f*ckin' real good. And one thing for sure, i'm already captivated by Hwanhee's voice.
5. Hwanhee - Don't Go Away
It's from his H-Hour Album and I got upset like hell when i realized how good it is. I really like the title song, "While Doing" so i didn't get to listen other songs so I'm repeating this song until I'll get sick of it later. Hwanhee, you... You handsome, manly witch! What kind of spell did you cast, huh?
6. DAY6 - Congratulations
This song is the fastest to be one of my "Most Played" playlist on iTunes. Once I heard it, I suddenly fell in love. It's not a ballad song, not an upbeat too, and it perfectly matched my ideal song's beat. It turned out to be a sad song, but I would get happier whenever I listen to it. I don't really get it why they never performed in any music program, and their debut promotion is quite lacking. BUT SERIOUSLY? IT'S A GREAT SONG PERFORMED BY A GREAT GROUP TOO YOU ROTTED AGENCY!
7. Roy Kim - You Don't Love Me
It's an OST for a Korean Drama "Twenty Again". I'm enjoying the drama, but I listened to the OST first. It's really... It doesn't need any word, come on, it's Roy Kim!
Sunday, 4 October 2015
[One Shot] Linger
Thursday, 1 October 2015
[Collection] The Best Hug
Gerald menjulurkan lidahnya, dan kembali mengunyah permen karet tersebut. “ This tastes good, this feels really you,” ujarnya.
Gerald baru saja memakan permen karet yang baru kukunyah. Awalnya aku hanya bercanda menyuruhnya memakan permen karet bekas itu. Dan dia sungguh berani melakukannya.
“ You asked it, Sara,” tambahnya.
“ I was joking,”
“ Tetapi kau selalu tahu bahwa aku selalu melakukan apapun yang kau mau, even if it takes many risks to myself,”
“ Stop it,” pintaku, dan Gerald benar-benar langsung melepeh permen karet tersebut.
Aku tertawa. Gerald tertawa. Aku memukul tepat di dada Gerald yang sudah terasa sangat bidang hingga pukulanku pasti tidak akan terasa apa-apa bagi pria tersebut.
He is the best badass-friend I ever had… Batinku.
Monday, 28 September 2015
[Continuous] New Season (Part 6)
[One Shot] That Rainy Day, That Sunny Day...
Tuesday, 1 September 2015
[Collection] Isn't She Lovely
Monday, 31 August 2015
[One Shot] Bound and Beyond
Don't worry, little girl,
Every pain is also another description of pleasure,
You and I here,
We are destined to be together,
To share both pleasure and pain,
Here...
Aku masih mengingat jelas apa yang Ravi bisikkan kepadaku, bagaimana dia mampu menenangkan diriku saat terjebak ke dalam sebuah lubang hitam tanpa ketakutan. Aku memperhatikan bukti-bukti yang masih berserakan dan bahkan menempel seolah hatiku sudah bebas dan tidak lagi menjerit.
I'm free.
Ravi membuka mataku. Disaat aku berada diatas, lubang hitam ini nampak begitu kelam dan mencekam. Sesaat setelah dia mendorongku dan jatuh ke dalamnya, lubang itu terasa lebih bercahaya dibandingkan diatas sana. Hanya kata terima kasih tidak akan pernah cukup menunjukkan apa yang kurasakan sekarang.
"Morning, cupcakes," sapanya. "You look very energetic," dia memperhatikanku dari atas hingga bawah.
Dia mengejekku. Siapapun yang baru saja terjatuh akan merasa sangat lemah, setidaknya sakitnya masih membekas.
Hari pertama setelah aku terjatuh, dan rasanya hidupku sudah tepat seperti yin-yang. Otakku memiliki dua sisi, dan keduanya bekerja penuh tidak seperti sebelumnya. Melamun adalah sesuatu yang tidak pernah kulakukan dan kini hampir di siang hari kuhabiskan dengan membayangkan cara-cara terjatuh lagi.
Ini adalah masa dimana adrenalinku bekerja tanpa henti. Expectation turns to either enthusiasm or fear. Semua hal yang dibayangkan seolah butuh direalisasikan segera.
Aku tidak tahu sejak kapan ketertarikan ini berawal, apakah tepat disaat aku terjatuh atau tanpa kusadari aku memang selalu menginginkannya. Setiap kali matahari bergantung di langit, aku menunggu dia tertidur pulas. Setiap mata yang memandangiku di siang hari, aku berharap ketika tidak akan ada mata yang berusaha menghakimi lagi.
Malam selalu menjadi waktu dimana keinginan diwujudkan. Suara deruman mobil yang menanti untuk terparkir di garasi, suara gelas-gelas yang bertabrakan di bar dan terbiasa mendengar curhatan suka maupun duka, dan, suara decitan selimut yang terentang diatas kasur.
Tetapi malam bagiku adalah waktu yang tepat untuk terjatuh, lebih dalam, lagi.
Ravi tersenyum saat melihatku, seakan tahu bahwa aku akan kembali. Aku ingin berteriak memberitahunya bahwa kini aku bebas, dan dia adalah yang membebaskanku. Baik hari ini hingga hari berikutnya, temani aku dalam kebebasan itu. Ah, bicara apa aku.
Mulai saat ini permainan baru dimulai. Aku adalah pemain baru dengan tingkat budak yang mencoba berguru dengan sang penguasa. Banyak hal yang masih tidak kuketahui, namun dengan senang hati akan kupelajari.
Safe doesn't exist, nor exit.
Aku mengangguk kepada Ravi. Disaat aku sudah memutuskan untuk kembali terjun kedalam lubang yang lebih dalam lagi, tidak akan pernah ada tangga yang mengantarku kembali. "Georgina..." dia memberikan aba-aba.
Caranya menuntunku seperti Adolf Hitler dengan penuturan Dalai Lama. Wawasannya seperti Albert Einstein dengan sikap Mahatma Gandhi.
Sampai kau tidak bisa menjelaskan apa yang kau rasakan, aku tidak akan membiarkanmu pergi, katanya.
Georgina, sejak awal kau tahu kau tidak hanya sekedar akuntan biasa.
You are beyond that.
You are not bounded by anything.
You deserved life to be adventurous.
Get out of your boring life and get rid of your principle.
Your day can be filled with your forever ambition, but your night is the time to reveal who you really are.
A cutesy rabbit, a pampered cat, a majestic peacock, or even a sly snake.
-end-